INFO NEWS | CIANJUR - Warga Desa mempersoalkan gaji bulanan Kades Cikancana dari salah satu perusahaan kandang ayam petelur, jika isu tersebut benar, warga khawatir muncul konflik kepentingan, dan di khawatirkan mengganggu kinerja pelayanan masyarakat.
Seperti yang di sampaikan tokoh masyarakat setempat yang berinisial (HN). Ia menilai jika isu tersebut benar akan berdampak pada netralitas kebijakan kepala desa.
" Kami khawatir jika Kades mendapat gaji bulanan dari perusahaan, kebijakannya tidak lagi netral, muncul konflik kepentingan," tutur HN, Jumat (9/1/2026).
" Selain itu dikhawatirkan juga menganggu kinerja pelayanan masyarakat," tandasnya.
Hal senada disampaikan TN (Nama jelas ada di redaksi) warga yang terdampak langsung insiden air hujan bercampur lumpur masuk ke pemukiman warga. Kepada awak media ia menuturkan ucapan kades yang pernah di ucapkan kepadanya.
" Henteu abdi mah hente di bere naon naon ti proyek Hayam teh, paling Oge di bere roko Surya sareng minuman," ucapnya TN menirukan ucapan kades.
TN menambahkan, ayeuna piraku abdi rek di bere ganti rugi 250 rebu, ari manehna 4 juta sabulan, lain mah ngabelaan warga, piraku warga kur 250 rebu, manehna mah di proyek hayam nu lain oge menang 15 juta, di kamanakeun coba duitna.
" Abdi mah kecewa we pokona mah, soalna abdi Bade di pasihan kompensasi 250 rebu, abdi mah moal narima, soalna sieun terjadi anu henteu di pihareup ku warga bojong jeng citugar," tuturnya dalam bahasa daerah.
Isu Kades Cikancana mendapat gaji bulanan dari salah satu perusahaan peternakan ayam petelur, muncul dari yang bersangkutan (kades cikancana) saat diwawancarai awak media, ketika peristiwa air hujan bercampur lumpur masuk ke pemukiman warga kampung bojong dan citugar.
" Saya di peternakan ini di gajih kang, yah lumayan sebulan sekitar 4 juta," kata Kades Cikancana saat diwawancarai awak media Info9News.
Terpisah, Camat Sukaresmi, Azis Muslim di hubungi awak media melalui sambungan aplikasi perpesanan WhatsApp terkait Kades Cikancana mendapat gaji bulanan dari perusahaan peternakan ayam petelur, mengatakan:
" Saya belum mendapatkan informasi, serta laporan dari jajaran perangkat desa cikancana, terkait lumpur masuk pemukiman warga, akibat proyek ayam tersebut, sy akan koordinasikan dan cek lapangan dulu," jawab Camat singkat.
Rafli hidayat.

