Tiga Murid SMPN 1 Campaka Diduga jadi Korban Kebejatan Oknum Guru, Orang Tua Minta Pelaku Dipecat!

INFONEWS TV
Selasa, 27 Januari 2026 | 23:44 WIB Last Updated 2026-01-27T16:48:16Z
Foto: Dok. (Rafli) Tiga Murid SMPN 1 Campaka Diduga jadi Korban Kebejatan Oknum Guru, Orang Tua Minta Pelaku Dipecat!

INFO NEWS | CIANJUR - RS (Inisial -red) orang tua murid peserta didik di SMPN 1 Campaka tidak terima anaknya menjadi korban kelakuan bejat salah satu oknum Guru berinisial AL. Dugaan perbuatan tidak senonoh oknum Guru kepada Muridnya terungkap setelah korban mengadu kepada orang tua nya.

" Peristiwa tidak senonoh tersebut bermula ketika anak saya NV (15) (Inisial -red) disuruh belajar komputer di sekolah, oleh oknum Guru berinisial AL, awalnya saya tidak mengizinkan, karena proses belajarnya tidak lazim, dilaksanakan malam hari, namun karena ditemani 2 murid lainnya, meski ragu, saya izinkan juga," bebernya, Senin (26/1/2026).

" Menurut keterangan anak saya sebetulnya korban kebejatan oknum Guru tersebut lebih dari satu orang," Imbuhnya.

Orang tua korban juga menjelaskan status oknum Guru berinisial (AL) yang baru saja dilantik P3K. Dan menjadi tenaga pendidik di SMPN 1 Campaka.

Kembali RS menjelaskan kronologi kejadian asusila yang anaknya, yang diduga dilakukan oleh oknum Guru SMPN 1 Campaka yang berinisial AL.

" Usai belajar komputer, 2 temannya pulang, ketika anak saya mau pulang, malah di suruh nginep oleh pelaku diruang komputer, diruangan tersebut ada 2 orang guru AL dan DE, anak saya di suruh tidur di ruang komputer, Guru DE tidur di ruangan sebelahnya, tiba- tiba tengah malam sekitar jam 2 dini hari, ketika, anak saya sedang tiduran, pelaku meraba punggung dan payudara anak saya, anak saya berontak tapi tidak bisa menjerit, hanya bisa terdiam sambil menangis," bebernya.

" Bahkan pelaku menekan- nekan kemaluannya kepaha korban," ungkapnya.

Lebih lanjut RS mengatakan, bahwa peristiwa pelecehan seksual yang di alami anaknya merupakan kedua kalinya.

" Pertama di ruangan guru, yang kedua di ruangan komputer, tapi malam hari kejadian pelecehannya,"   urainya.

Terpisah, Muhdiat selaku Kepala SMPN 1 Campaka, membenarkan peristiwa tersebut, pelakunya salah satu oknum Guru berinisial AL.

" Korban duduk di kelas 9, dari 3 korban, 2 diantaranya telah membuat pernyataan damai," terangnya.

" Awalnya korban sepakat meminta agar oknum Guru pelaku pelecehan jangan ada lagi di SMPN 1 Campaka, setelah ada musyawarah dan keputusan Kabid, maka oknum guru tersebut di pindah tugaskan tidak di pecat, dan itupun nunggu hasil dari pihak penyidikan, kalau memang ia bersalah dan kena sangsi pidana, maka oknum tersebut di cabut/di pecat dari P3K nya," katanya.

" Kalau memang telak kesalahannya otomatis, pelaku akan di kenakan sanksi pemecatan, sekarang mah kita paling nunggu keputusan dari APH, sebab secara kedinasan kita tidak bisa ambil keputusan, terkecuali memindahkan oknum tersebut, karena ini atas permintaan para korban pelecehan, apabila tidak di laksanakan maka para korban akan putus sekolah," bebernya.


Rafli Hidayat.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tiga Murid SMPN 1 Campaka Diduga jadi Korban Kebejatan Oknum Guru, Orang Tua Minta Pelaku Dipecat!

Trending Now