Dapodik Misterius di SMP PGRI 2 Cianjur, Kabid SMP: Nanti saya panggil

INFONEWS TV
Jumat, 27 Februari 2026 | 18:53 WIB Last Updated 2026-02-27T11:57:25Z
Foto: Dok. (Joy) Gedung SMP PGRI 2 Cianjur, Dapodik Misterius di SMP PGRI 2 Cianjur, Kabid SMP: Nanti saya panggil 

INFO NEWS | CIANJUR - Mencuatnya permasalahan puluhan dapodik misterius di SMP PGRI 2 Cianjur menjadi sorotan publik, kasus tersebut mencuat setelah para orang tua mengecek data penerima PIP di aplikasi sipintar, dalam aplikasi besutan Kemendikbud tersebut, para orang tua menemukan nama anaknya tercatat sebagai penerima manfaat di satuan pendidikan SMP PGRI 2 Cianjur, sedangkan faktanya mendaftar hingga lulus di SMP Swasta BU.

Menanggapi fenomena tersebut, Kepala Bidang (Kabid) SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur Helmi Halimudin, S. Pd., M. Si., berencana akan melakukan klarifikasi, dengan memanggil pihak sekolah.

" Iya, saya baru dikabari. Nanti saya panggil pihak sekolah SMP PGRI 2, nanti saya klarifikasi dulu,” tandasnya, Selasa (24/2/2026).

Kasus ini menimbulkan pertanyaan publik terkait mekanisme pendataan siswa dan pengusulan penerima PIP. Para orang tua berharap adanya penjelasan resmi dan transparan agar persoalan ini tidak berlarut-larut.

Sementara itu Kepala SMP PGRI 2 Cianjur, Dra. Eti Kusmiati, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa terdapat 12 siswa yang didaftarkan oleh pihak sekolah.

" Iya, saya mengakui bahwa pihak sekolah mendaftarkan 12 siswa,” ujarnya, Senin (23/2/2026).

Ia menambahkan bahwa terdapat latar belakang berbeda dalam proses pendaftaran tersebut.

"Ada yang mendaftar ke sekolah saya, namun anaknya saja yang mendaftar,” jelasnya.

Sebelumnya, dihari yang sama para orang tua mengaku kebingungan setelah mendapati nama anaknya tercatat dalam aplikasi SIPINTAR sebagai penerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP) tahun anggaran 2019 di SMP PGRI 2 Cianjur. Padahal, mereka menegaskan anaknya hanya bersekolah di SMP BU hingga lulus pada 2021.

Tati Nurhayati (41) menyebutkan putrinya Neng Nurmala hanya bersekolah di SMP BU, Desa Mekarjaya, dan tidak pernah didaftarkan ke SMP PGRI 2 Cianjur.

"Saya dan suami tidak pernah merasa mendaftarkan anak kami ke SMP PGRI 2 Cianjur,” ujarnya.

Hal serupa diungkapkan Hatih (62). Ia menegaskan putranya, Roni Maulana, juga hanya bersekolah di SMP BU dan tidak pernah didaftarkan ke sekolah tersebut. Namun dalam data SIPINTAR, nama anaknya tercatat sebagai penerima manfaat PIP tahun 2019 di SMP PGRI 2 Cianjur.

" Saya dan suami tidak pernah mendaftarkan anak kami ke SMP PGRI 2 Cianjur,” tegas Hatih.

Lanjut Hatih: " Namun dalam data SIPINTAR nama Roni tercatat sebagai penerima manfaat PIP tahun 2019 di SMP PGRI 2 Cianjur," akunya.

Joy

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dapodik Misterius di SMP PGRI 2 Cianjur, Kabid SMP: Nanti saya panggil

Trending Now