Antrean SPBU di Makassar Mereda, 3 SPBU Modular Dibuka di CPI

INFONEWS TV
Senin, 14 September 2026 | 17:43 WIB Last Updated 2026-09-14T10:46:00Z
Foto: Dok. (WK Info News) Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Makassar berangsur mereda. Kondisi ini terjadi setelah penambahan titik layanan dan pola distribusi BBM di wilayah tersebut

INFO NEWS | MAKASSAR - Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Makassar berangsur mereda. Kondisi ini terjadi setelah penambahan titik layanan dan pola distribusi BBM di wilayah tersebut.

Salah satu langkah yang diambil adalah pengoperasian tiga unit SPBU modular di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), sekitar Masjid 99 Kubah. Titik tambahan ini disiapkan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk memecah konsentrasi antrean di SPBU eksisting.

Di lokasi CPI, layanan difokuskan untuk kendaraan roda dua dengan BBM jenis Pertalite. Mekanisme pengisian diatur dengan sistem ganjil-genap berdasarkan pelat nomor, kecuali untuk pengemudi ojek online (ojol) yang tidak diberlakukan ganjil-genap. Setiap kendaraan dibatasi pengisian maksimal 3 liter, dengan metode pembayaran tunai maupun EDC.

Selain SPBU modular, Pertamina juga melakukan rekonfigurasi di sejumlah SPBU, menambah nozzle dan operator, serta mengoperasikan 25 SPBU selama 24 jam. Distribusi BBM diklaim tetap berjalan harian untuk menjaga stok.

Pjs. Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, mengatakan kondisi antrean di sejumlah SPBU Makassar menunjukkan perkembangan yang semakin baik.
“Kami melihat kondisi antrean di sejumlah SPBU Makassar hari ini semakin landai. Kami terus memperkuat pelayanan melalui penambahan titik pengisian, pengoperasian SPBU 24 jam, penambahan nozzle dan operator, serta memastikan distribusi BBM terus berjalan. Kami juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan masyarakat yang bersama-sama mengikuti pengaturan di lapangan,” ujar Okky.
Di tengah penanganan antrean tersebut, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri datang langsung ke Makassar untuk meninjau operasional di lapangan.

Pemprov Sulsel melalui Dinas ESDM menyatakan mendukung penyediaan lokasi dan fasilitas pendukung untuk titik layanan tambahan itu.

Pertamina menyebut akan terus memantau kondisi antrean dan mengevaluasi pola pelayanan. Untuk keluhan terkait layanan, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.

Reporter: Heri
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Antrean SPBU di Makassar Mereda, 3 SPBU Modular Dibuka di CPI

Trending Now