| Foto: Dok. (Joy) Tidak Pernah Mendaftar, Orang Tua Kebingungan Anaknya Terdaftar Sebagai Peserta Didik di SMP PGRI 2 Cianjur |
INFO NEWS | CIANJUR - Para orang tua murid di salah satu SMP swasta di Kecamatan Mande merasa kebingungan data anaknya tercatat di SMP PGRI 2 Cianjur sebagai peserta didik. Pasalnya mereka mengaku tidak pernah mendaftarkan anaknya di SMP yang beralamat di Jl. Cibeureum No. 1 Kp. Cibeureum RT 03 RW 09, Kec. Cianjur, Kab. Cianjur, tersebut.
Hal ini terungkap setelah para orang tua murid mengecek data penerima manfaat PIP di aplikasi sipintar, di aplikasi besutan Kemendikbud tersebut mereka menemukan nama anaknya tercatat sebagai penerima manfaat PIP di SMP PGRI 2 Cianjur.
Seperti yang di sampaikan Tati Nurhayati (41), ia menuturkan putrinya Neng Nurmala hanya bersekolah di SMP BU, Jalan Tegal Panjang Km 09, Desa Mekarjaya, kecamatan Mande, kabupaten Cianjur, dan lulus pada tahun 2021.
" Saya dan suami tidak pernah merasa mendaftarkan anak kami ke SMP PGRI 2 Cianjur,” ujar Tati saat dikonfirmasi di kediamannya, Senin (23/02/2026).
Sambung Tati, namun berdasarkan data pada aplikasi SIPINTAR nama Neng Nurmala (anak saya) tercatat sebagai penerima manfaat PIP tahun anggaran 2019 di satuan pendidikan SMP PGRI 2 Cianjur.
" Anaknya saya lulus dari SDN Cibeureum pada tahun 2018. Saat kelulusan, sempat ada rapat orang tua dengan pihak sekolah dasar yang menyarankan agar siswa melanjutkan pendidikan ke SMP PGRI 2 Cianjur. Namun, karena keinginan anaknya sendiri, Tati akhirnya mendaftarkan putrinya ke SMP BU hingga lulus di tahun 2021," ungkapnya.
Hal serupa juga disampaikan Hatih (62). Putranya, Roni Maulana, disebut hanya menempuh pendidikan di SMP BU dan lulus pada 2021.
Hatih menegaskan bahwa anaknya lulus dari SDN Cibeureum pada tahun 2018. Saat kelulusan, sempat ada rapat orang tua dengan pihak sekolah dasar namun saya tidak hadir dalam rapat tersebut
" Saya dan suami tidak pernah mendaftarkan anak kami ke SMP PGRI 2 Cianjur,” tegas Hatih.
Lanjut Hatih: " Meski demikian, dalam data SIPINTAR nama Roni tercatat sebagai penerima manfaat PIP tahun 2019 di SMP PGRI 2 Cianjur," akunya.
Mencuatnya kasus tercatatnya beberapa anak sebagai peserta didik di SMP PGRI 2 Cianjur menimbulkan pertanyaan, para orang tua berharap ada klarifikasi dan penjelasan dari Kepala Sekolah.
Kepala Sekolah SMP PGRI 2 Cianjur, Dra. Eti Kusmiati, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa terdapat 12 siswa yang di daftarkannya.
" Iya, saya mengakui bahwa pihak sekolah mendaftarkan 12 siswa,” ujarnya.
Ia menambahkan, menurutnya terdapat latar belakang berbeda dalam proses pendaftaran tersebut.
" Ada yang mendaftar ke sekolah saya, namun anaknya saja yang mendaftar,” jelasnya.
Joy

