Puluhan Warga Datang Ramai-ramai, Dana PIP di Bustanul Ulum Akhirnya Dibagikan

INFONEWS TV
Rabu, 11 Februari 2026 | 22:53 WIB Last Updated 2026-02-11T15:57:08Z
Foto: Dok. (Joy) Puluhan Warga Datang Ramai-ramai, Dana PIP di Bustanul Ulum Akhirnya Dibagikan

INFO NEWS | CIANJUR – Puluhan warga Desa Mekarjaya, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, mendatangi sekolah Bustanul Ulum pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 09.29 WIB. Kedatangan mereka bertujuan untuk mencairkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang selama ini dipertanyakan realisasinya oleh sejumlah orang tua siswa.

Warga yang sebagian besar merupakan orang tua penerima manfaat berharap proses pencairan berjalan transparan dan sesuai data yang tercatat, setelah sebelumnya muncul berbagai keluhan terkait bantuan yang diduga tidak diterima secara utuh.

Edin Suhendi (59), perwakilan warga, mengatakan kedatangan masyarakat ke sekolah bertujuan mempertanyakan hak penerima PIP yang belum diterima.

"Alhamdulillah, warga yang datang ke sini sekarang haknya sudah diterima,” ujarnya kepada awak media.

Ia menyebut, jumlah warga yang datang pada hari itu sekitar 19 orang, termasuk anaknya yang tercatat di aplikasi SIPINTAR dan bantuannya sudah cair.

"Warga yang datang hari ini kurang lebih sekitar 19 orang, termasuk anak saya yang tercatat di SIPINTAR dan hari ini cair,” katanya.

Namun, menurutnya jumlah tersebut belum mencakup seluruh penerima manfaat. Ia menyebut masih ada warga dari RW lain yang mengalami hal serupa.

"Mungkin masih ada, karena ini baru satu kerawanan. Saya perwakilan dari RW 01, dari RW lain juga masih banyak, mulai dari RW 01, RW 02, RW 03 masih ada,” jelasnya.

Ia menegaskan, kedatangan warga secara bersama-sama ke sekolah merupakan bentuk upaya mempertanyakan hak orang tua siswa yang tercatat sebagai penerima PIP, namun belum menerima bantuan.

"Saya datang ke sekolah ramai-ramai untuk mempertanyakan hak orang tua siswa yang mendapat bantuan PIP, tapi belum diterima,” ungkapnya.

Terkait periode bantuan, ia menyebut persoalan tersebut terjadi dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

"Masalahnya dari tahun 2023, 2024, dan 2025, sekitar tiga tahunan. Alhamdulillah hari ini sudah pada diterima,” pungkasnya.

Terpisah, Ida Farida, S.Pd., mewakili pihak SMP dan SMK Bustanul Ulum yang berada di bawah naungan Yayasan Bustanul Ulum (YBU), menyampaikan bahwa penyaluran dana PIP kepada orang tua siswa telah direalisasikan.

"Alhamdulillah hari ini, Rabu (11/2/2026), kami telah menyelesaikan penyaluran PIP kepada orang tua siswa, dengan ketentuan mereka menerima haknya secara utuh tanpa potongan, kecuali ada tunggakan yang harus diselesaikan di sekolah. Hari ini sudah beres dan tidak ada masalah dengan masyarakat maupun orang tua siswa,” terangnya.

Saat ditanya mengenai warga Kampung Pasir Banen dan Kampung Pawati yang disebut belum menerima haknya, ia menyebut proses klarifikasi telah dilakukan.

"Alhamdulillah untuk warga Pawati dan Pasir Banen sudah diklarifikasi dengan kehadiran kepala dusun. Sebagian sudah datang, dan tinggal satu dua lagi yang belum terealisasi. Insyaallah besok mereka akan datang ke sini,” jawabnya.

Ia juga berpesan kepada penerima PIP agar siswa benar-benar aktif bersekolah.

"Untuk penerima PIP sekarang dan ke depan, siswanya harus betul-betul sekolah. Kalau kehadirannya hanya 60 atau 80 persen, saya akan mencoretnya dan tidak akan mengajukan permohonan PIP. Ini untuk memajukan anak-anak supaya rajin sekolah,” pesannya.

Terkait harapan ke depan, ia berharap sekolah dapat terus berkembang dengan dukungan berbagai pihak.

"Insyaallah dengan kemajuan SMP dan SMK Bustanul Ulum, mudah-mudahan banyak yang mendukung, termasuk dari rekan-rekan wartawan. Kami ingin berdampingan dengan orang tua murid dan masyarakat,” pungkasnya.

Joy
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Puluhan Warga Datang Ramai-ramai, Dana PIP di Bustanul Ulum Akhirnya Dibagikan

Trending Now