Anak SMP Sendirian Rawat Kedua Orang Tuanya yang Stroke, Bupati Kediri turun tangan berikan bantuan

INFONEWS TV
Kamis, 23 Mei 2024 | 06:06 WIB Last Updated 2024-05-22T23:15:46Z
Foto: Tangkapan layar Instagram. Viral kisah siswa SMP di Kediri rawat orang tua stroke sendirian, tinggal di rumah yang kurang layak huni di media sosial.

INFO NEWS | KEDIRI - Berawal dari sebuah video yang memperlihatkan kondisi siswa SMP di Kediri, Jawa Timur yang harus merawat kedua orang tuanya karena sakit stroke menjadi viral di media sosial.

Bocah bernama Aditya Daiva Ardhani (13) itu terpaksa merawat kedua orang tuanya dengan kondisi rumah yang kurang layak huni. Kamis, (23/5/2024).

Warga Dusun Kemuning, Desa Tiru Kidul, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri itu tinggal di rumah berukuran 4x6 meter dengan sebagian ruangan tanpa atap.

Adit harus merawat sang ibu, Samini (38) yang diketahui menderita stroke sejak 2020. Ayah Adit, Supriyanto (49) juga terkena stroke satu tahun belakangan.

Sebelumnya, Adit dan keluarga bertempat tinggal di Kota Blitar. Lalu pindah ke Kabupaten Kediri yang merupakan kampung halaman ibunya.

Kisah Adit menjadi viral setelah diunggah oleh akun Instagram @marga_cistha pada Senin (13/5/2024). Hingga artikel ini ditulis, video tersebut telah mendapatkan 6,2 juta penayangan.
Foto: Dok. Tribunnews. Empat Dinas Kabupaten Kediri memberi bantuan kepada Aditya Daiva Ardhani di Desa Tiru Kidul, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri.
(LUTHFI HUSNIKA/SURYA.CO.ID)


Setelah kisahnya jadi berita viral, pihak pemerintah daerah setempat datang untuk melakukan pengecekan lokasi dan pemberian bantuan. Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana langsung berindak cepat untuk membantu Adit. Bahkan empat lembaga dinas dikerahkan untuk memberi bantuan kepada Adit.

Yakni Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Kediri.

Setelah dilakukan peninjauan lapangan, Adit beserta keluarga menginginkan pindah kependudukan menjadi warga Kabupaten Kediri sekaligus pindah di SMPN Plosoklaten 1, sekolah terdekat dari rumah saat ini.

Menanggapi keinginan Adit, Dispendik pun mengurus perpindahan Adit agar bisa kembali menempuh pendidikan di sekolah yang diinginkan. Tidak berhenti di situ, ke depan, Dispendik berupaya memfasilitasi sekolah Adit.

“Dispendik memastikan mutasi anak tersebut dari SMPN 2 Blitar ke SMPN 1 Plosoklaten. Untuk beasiswa kami usulkan melalui Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA),” terang Kepala Pendidikan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Fadeli, dikutip dari Surya.co.id.

Terkait rehabilitasi rumah Adit, Dinas Perkim akan bekerjasama dengan pihak desa untuk segera melakukan pembenahan berkala.

Menurut Kepala Bidang Kawasan Permukiman, Ainur Rozi, dalam jangka dekat pihaknya bersama pemerintah desa setempat akan memperbaiki atap rumah tersebut.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat mengunjungi kediaman Aditya Daiva Ardhani di Desa Tiru Kidul, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. (LUTHFI HUSNIKA/SURYA.CO.ID)

“Kita akan koordinasikan dengan pihak desa, dalam jangka dekat, prioritasnya merehab atap rumah,” terang Ainur.

Setelah sebelumnya menerjunkan empat dinas, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana berkunjung ke rumah Adit.

Dalam obrolannya, Mas Dhito sapaan bupati muda ini memberikan dukungan supaya Adit yang selama ini tidak bisa melanjutkan pendidikannya supaya terus bersekolah hingga jenjang yang lebih tinggi.

"Saya ingin Adit bisa sekolah tinggi. Saya mau membantu sampai bisa kuliah. Kami sudah bertemu dan Adit menyatakan mau sekolah sampai jenjang yang lebih tinggi," kata Mas Dhito Selasa (21/5/2024).

Mas Dhito sangat mengapresiasi Adit, di usianya yang masih anak-anak dia dapat memberikan contoh pelajaran untuk terus berbakti kepada orang tua.

Mas Dhito dan Adit pun saling bertukar nomor ponsel.

Tak hanya itu, Mas Dhito juga memberikan bantuan laptop serta beasiswa untuk menyemangati anak ini dalam belajar.

"Kami lakukan yang terbaik untuk menyemangati Adit," ungkap Mas Dhito.

Dalam kunjungannya itu, dengan kondisi rumah yang ditempati, Mas Dhito pun memberikan bantuan sosial Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang diserahkan kepada Supriyanto, ayah Adit.

(Ark)
Sumber: Tribunnews
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Anak SMP Sendirian Rawat Kedua Orang Tuanya yang Stroke, Bupati Kediri turun tangan berikan bantuan

Trending Now