Abu Vulkanik Selimuti Cianjur, Polres Bersama Wartawan Bagikan 2.000 Masker

INFONEWS TV
Minggu, 06 September 2026 | 19:42 WIB Last Updated 2026-09-06T13:19:37Z
Foto: Dok. (Joy) Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi, S.H., S.I.K., M.Si., M.M., M.H.I., M.I.P., mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi abu vulkanik yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah Cianjur

INFO NEWS | CIANJUR – Abu vulkanik mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Cianjur. Kondisi tersebut turut mengganggu aktivitas warga, terutama para pengguna jalan yang harus berhadapan dengan debu dan partikel halus saat berkendara.

Keluhan pun muncul dari sejumlah pengendara sepeda motor. Salah satunya Firman, yang mengaku merasakan langsung dampak abu ketika melintas di jalan. Selain mengganggu pandangan, abu yang terbawa angin membuat matanya terasa perih seperti terkena pasir-pasir kecil.

"Ini dari abu vulkanik Gunung Krakatau, sangat terasa banget," ujar Firman.

Saat ditanya awak media mengenai kondisinya ketika berkendara, Firman mengaku rasa perih pada matanya cukup mengganggu.

"Pas berkendara itu mata terasa perih banget, ada pasir-pasir kecil gitu," ucapnya.

Melihat kondisi tersebut, jajaran Polres Cianjur bersama para pewarta atau wartawan bergerak cepat melakukan aksi sosial dengan membagikan masker kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan.

Kegiatan pembagian masker tersebut dilaksanakan pada pukul 23.00 WIB sampai dengan selesai Minggu (06/09/2026) dan dipusatkan di kawasan Bunderan Tugu Gentur, Cianjur.

Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi, S.H., S.I.K., M.Si., M.M., M.H.I., M.I.P., mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi abu vulkanik yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah Cianjur.

"Alhamdulillah, jajaran Polres Cianjur tergerak oleh unsur masyarakat Cianjur yang kebetulan berprofesi sebagai wartawan atau keluarga. Hari ini kami bersama rekan-rekan pewarta melaksanakan pembagian masker kepada masyarakat, terutama pengguna jalan," katanya.

Menurut Alexander, langkah tersebut dilakukan berdasarkan kondisi faktual yang ditemukan di lapangan. Abu vulkanik disebut dirasakan di sejumlah wilayah Cianjur, baik kawasan yang mengarah ke Jakarta maupun menuju Bandung.

"Per hari ini dan mulai kemarin, di Cianjur, terutama di beberapa kecamatan yang mendekat ke arah Jakarta seperti Kecamatan Sukaresmi, Kecamatan Pacet, Kecamatan Cipanas, Cianjur kota, termasuk ke arah timur menuju Bandung, ada kondisi abu vulkanik yang dirasakan masyarakat," tuturnya.

Ia menegaskan, langkah pencegahan perlu dilakukan untuk mengantisipasi dampak abu terhadap masyarakat. Menurutnya, pencegahan merupakan langkah penting sebelum kondisi tersebut menimbulkan dampak yang lebih serius.

"Walaupun pada batas yang tidak terlalu tinggi, kami yakini seperti halnya kejahatan, bahwa pencegahan lebih baik daripada mengobati atau mengatasi. Hal tersebut yang kemudian kami lakukan," tegasnya.

Dalam aksi sosial tersebut, Polres Cianjur bersama para pewarta membagikan sebanyak 2.000 masker kepada masyarakat, terutama pengguna jalan yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Alexander mengatakan, masker yang dibagikan diharapkan dapat menjadi perlindungan bagi masyarakat apabila kondisi abu vulkanik masih berlangsung.

"Per orang bukan hanya saya beri satu. Kita antisipatif karena kita tidak tahu berapa lama abu dan efek negatif dari erupsi yang terjadi di Selat Sunda ini akan terus menimpa Cianjur," jelasnya.

Ia pun mengingatkan masyarakat agar menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, termasuk saat berolahraga. Langkah tersebut menjadi salah satu bentuk perlindungan diri dari paparan debu maupun abu yang terbawa udara.

Di tengah kondisi tersebut, Alexander juga berharap musim kemarau yang sedang berlangsung, ditambah dengan adanya debu vulkanik yang dirasakan masyarakat, dapat segera berakhir.

"Semoga yang sekarang sedang kita hadapi, musim kemarau ditambah adanya debu vulkanik, semoga cepat berakhir," harapnya.

Ia mengajak masyarakat untuk terus berdoa dan berharap turunnya hujan sebagai salah satu ikhtiar menghadapi kondisi tersebut.

"Kita patut berharap sebagai umat yang beragama, semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala dapat menurunkan hujan," pungkasnya.

Alexander menambahkan, Polres Cianjur bersama rekan-rekan pewarta juga berencana melaksanakan salat istisqa sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama.

"Semoga hal baik selalu menaungi Cianjur, Polres Cianjur, dan masyarakat Cianjur, termasuk saudara-saudara kami dari rekan-rekan pewarta atau wartawan," tutupnya.

Joy
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Abu Vulkanik Selimuti Cianjur, Polres Bersama Wartawan Bagikan 2.000 Masker

Trending Now