Sertifikasi Kompetensi Didorong untuk Perkuat Standar Profesi Permanent Makeup

INFONEWS TV
Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:38 WIB Last Updated 2026-08-23T12:42:05Z
Foto: DOK. (BHK/InfoNEWS) Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengatakan, peningkatan kompetensi tenaga kerja perlu berjalan beriringan dengan penerapan standar kerja, kualitas pelayanan, etika profesi, serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3)

INFO NEWS | JAKARTA – Perkembangan profesi permanent makeup mendorong kebutuhan terhadap tenaga kerja yang memiliki kompetensi terukur, standar kerja yang jelas, serta pemahaman terhadap etika profesi dan keselamatan kerja.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengatakan, peningkatan kompetensi tenaga kerja perlu berjalan beriringan dengan penerapan standar kerja, kualitas pelayanan, etika profesi, serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

"Semakin berkembang sebuah profesi, semakin besar pula tuntutan terhadap kompetensi, standar kerja, kualitas pelayanan, etika profesi, serta keselamatan dan kesehatan kerja,” ujar Afriansyah saat memberikan sambutan pada peresmian Perkumpulan Permanent Makeup Indonesia dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Permanent Makeup Indonesia di Jakarta, Minggu (23/8/2026).

Menurut Afriansyah, keberadaan LSP Permanent Makeup Indonesia dapat menjadi salah satu instrumen untuk mengukur dan mengakui kompetensi pekerja di bidang tersebut berdasarkan standar yang berlaku.

Ia mengatakan, pembentukan organisasi profesi juga diperlukan untuk mendukung peningkatan kapasitas pekerja, penguatan pembinaan profesi, serta pertukaran pengetahuan dan pengalaman di antara pelaku permanent makeup.

“Ke depan, saya berharap perkumpulan ini tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya para pelaku profesi, tetapi juga m enjadi rumah bersama untuk meningkatkan kualitas SDM permanent makeup Indonesia,” ujarnya.

Afriansyah mendorong lebih banyak pekerja di bidang permanent makeup mengikuti pelatihan dan sertifikasi kompetensi. Menurutnya, peningkatan keterampilan dapat menjadi salah satu faktor yang memperluas akses terhadap pekerjaan sekaligus mendukung masyarakat yang ingin mengembangkan usaha secara mandiri.

Ia menilai sektor kecantikan tidak semata berkaitan dengan penampilan, tetapi juga bersinggungan dengan peluang kerja, kewirausahaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Di balik setiap profesi permanent makeup, ada keterampilan, kreativitas, ketelitian, dan keberanian untuk membangun usaha,” katanya.

Hers
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Sertifikasi Kompetensi Didorong untuk Perkuat Standar Profesi Permanent Makeup

Trending Now