Keberadaan TPS- 3R Desa Bobojong Bisa Atasi Permasalahan Sampah

INFONEWS TV
Selasa, 05 Desember 2023 | 01:44 WIB Last Updated 2023-12-04T18:54:47Z
Foto: Dok. IN. Pembangunan TPS- 3R di desa bobojong kecamatan mande

INFO NEWS | MANDE - Tata kelola sampah dengan Konsep TPS- 3R Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Resycle sangat efektif mengatasi persoalan sampah dipemukiman padat penduduk maupun di pedesaan.

Penyelenggaraan TPS- 3R diarahkan kepada konsep Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali) dan Recycle (daur ulang), dilakukan untuk melayani suatu kelompok masyarakat, termasuk di kawasan masyarakat berpenghasilan rendah, terdiri dari 400 rumah atau kepala keluarga.

Seperti pelaksanaan TPS- 3R di Desa Bobojong Kecamatan Mande dibangun tahun 2023 merupakan program kerja Kementerian Pekerjaan Umum yang di kerjakan oleh KMP Kelompok Masyarakat Penyelenggara dengan konsep padat karya dan terbukti kinerjanya efektif tanggulangi permasalahan sampah.

"TPS3R singkatan dari Tempat Pengelolaan Sampah Reduce,Reuse,Recycle merupakan sistem pengelolaan dan teknologi pengolahan sampah yang dimaksudkan sebagai solusi dalam mengatasi persoalan sampah dan dampak yang ditimbulkannya khususnya dikawasan wisata. Perkotaan dan pedesaan," ujar Ketua KMP Kelompok Masyarakat Penyelenggara, Irwan Sopian kepada awak media.

"TPS- 3R Desa Bobojong dibangun pada tahun ini, 2023, dengan konsep padat karya," imbuhnya. Selasa, (5/12/2023).

Lebih lanjut Irwan Sopian menjelaskan; "Luas lahan yang kami gunakan 200 m2, dilengkapi ruang pemilahan, pengomposan sampah organik, dan penghasil gas bio, gudang, zona penyangga," jelas Irwan Sopian.

"TPS- 3R dalam pengoperasian nya ramah lingkungan, serta keluar masuk kendaraan pengangkut sampah tidak menganggu lalu lintas sekitar," tambahnya.

Apakah pengolahan limbah sampah yang didaur ulang serta minimasi nya mengganggu keasrian lingkungan sekitar, tanya media.

"Pengolahan limbah dengan daur ulang memang tidak bisa menyingkirkan keseluruhan sampah tapi tidak terlalu menumpuk dan membusuk sebab akan menghasilkan residu," jawabnya.

"Terkait minimasi sampah, oftimasi fungsi yang terus menerus kami optimalkan menghasilkan minimasi tanpa kendala," tambah Irwan.

Kembali Irwan melanjutkan penjelasan nya; "Dari hasil analisis diketahui juga jenis sampah yang paling banyak dihasilkan adalah sampah organik sebanyak 60 persen, sampah plastik 14 persen, diikuti sampah kertas (9%), metal (4,3%), kaca, kayu dan bahan lainnya (12,7%)." Ungkap Irwan Sopian.

Terpisah' Tokoh Masyarakat setempat, Yudi, terkait TPS- 3R Desa Bobojong kepada awak media angkat bicara; "Pelan-pelan kita semua bersatu membangun fasilitas seperti ini, sebagus mungkin, seaman mungkin," ujar Yudi.

"Sehingga masyarakatnya bisa hidup dalam lingkungan yang bersih, asri, termasuk sungainya juga bebas dari sampah," jelasnya.

Selanjutnya Yudi sangat berharap penumpukan sampah di 3 kampung, kampung lanjung dan Cibogo diangkut ke tempat TPS- 3R.

"Untuk kemudian dipilah diatur pengolahan nya," imbuhnya.

"TPS- 3R dibangun diatas lahan milik desa bobojong, tepatnya di kampung kebon, blok lanjung, semoga keberadaan nya bermanfa'at bagi warga desa, dengan begitu diharapkan warga bekerjasama memilih dan memilah sampah, ketika diangkut petugas TPS- 3R Jenis sampahnya sudah terpisah." Tutup Yudi mengakhiri sesi wawancara dengan awak media.

(Lubis)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Keberadaan TPS- 3R Desa Bobojong Bisa Atasi Permasalahan Sampah

Trending Now