Tugu Pramuka Dipenuhi Anak Jalanan Akibat Kurangnya Koordinasi Antara Sat.Pol. PP Dan Dinas Sosial

INFONEWS TV
Rabu, 13 September 2023 | 02:09 WIB Last Updated 2023-09-12T19:12:15Z
INFO NEWS | KARANG TENGAH - Perempatan Lampu Merah Tugu Pramuka Jl. Raya Bandung di penuhi anak jalanan yang beraktifitas mengais rezeki, diduga para anak jalanan tersebut masih di usia wajib sekolah, tentu saja hal itu sepatutnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah.

Maraknya anak jalanan di perempatan lampu merah tugu Pramuka harus segera mendapat perhatian dinas terkait, mereka membutuhkan pembinaan kemudian diarahkan agar kembali dapat hidup layak sebagaimana layaknya anak-anak, mendapat perhatian, mendapatkan akses pendidikan dan lain-lain, bukan hanya menjadi objek operasi Sat Pol PP saja.

Mengenai hal itu Fungsionaris Tekhnis Dinas Sosial Kabupaten Cianjur (Drs. Ari Prabowo) saat di wawancarai awak media menjelaskan:

 " Nanti kalau misalnya itu ke ibu kabid lah itu kewenangan beliau yang pertama biasanya kan ini tugas dari Sat Pol PP untuk menjaga ketertiban, keindahan dan keamanan baik itu anak jalanan, anak Funk, itupun akan dibawa kesini, itupun tidak setiap hari dioperasi," jelasnya Selasa,(12/9/2023). 

Lanjutnya; " Itu kami tergantung dari operasi Sat Pol PP, nah setelah itu beliau bawa kesini nanti kami akan data kenapa selalu dikembalikan lagi, karenakan dalam hal penangkapan dan penertiban itu tidak sesuai atau tidak pas dengan program pelatihan yang diadakan oleh provinsi," beber Ari.

" Kan disini juga ada kegiatan pembinaan remaja itu di lembang tetapi setiap operasi itu tidak bisa menyesuaikan, padahal pihak dinsos selalu memberikan arahan kalau bisa operasi itu pada saat pas penerimaan, jadi pas didata kitapun bisa mengarahkan langsung kesana." Urai Ari.

Sebut saja (AM) diduga seorang anak jalanan (Anjal) berasal dari sukabumi, sudah 3 bulan berada di Cianjur dengan kegiatannya "ngebadut", AM mengatakan tidak pulang-pulang kesukabumi lantaran sudah tidak memiliki keluarga lagi. Ujarnya saat didatangi awak media di perempatan Lampu merah Tugu Pramuka.
Hal berbeda disampaikan Kepala Sat. Pol. PP Kab. Cianjur (Drs. Tedy Artiawan, M.Si) diruang kerjanya kepada awak media menegaskan:

" Kalau kita mengamankan meraka itu pasti kita koordinasi ke Dinsos. Dinsos endingnya ada penanggulangan masalah Sosial disana," ujarnya.

" Nah Dinsos kan tidak punya anggota buat mengamankan mereka untuk mengajak ke Dinsos mereka suka Koordinasi ke Satpol PP minta bantuan. Tenaga penyandang masalah kesejahtraan sosial seperti Anak jalanan (Anjal), Pengemis kalau kita tangkap juga kita kasih ke Dinsos untuk direhab," tegas Kasat Pol. PP.

Terkait Aktifitas Anak jalanan dan penyandang kesejahteraan sosial di perempatan lampu merah tugu pramuka. Rukman Samsudin Ketua Yayasan Rumah Pulih Jiwa, angkat bicara;

" Terkait dengan anak-anak yang di jalanan tanpa bimbingan orang tua itu juga dapat merusak mental anak tersebut, nah apa yang terjadi kerusakan mentalnya seperti dari pergaulan yang bebas, terus  penyalahgunaan obat, nah itu dapat merusak mental anak tersebut dan itu sudah terjadi ada beberapa dari penyalahgunaan obat dan pergaulan bebas dia menjadi penderita penyandang gangguan jiwa, nah disini pemerintah harus lebih kepada pencegahan jangan sampai anak-anak bangsa ini mereka begitu bebas bergaul di jalanan tentu selain merusak mental juga masyarakat pengguna jalan berasa tidak nyaman," paparnya.

Lanjutnya; " melihat fenomona di lampu merah termasuk anak-anak yang berkeliaran bebas tanpa pengawasan orang tua. harapannya lebih ditingkatkan pencegahan, empat bulan terakhir ini saya lihat semakin berkembang, nah sebelum berkembang besar harus ada pencegahan sampai mereka itu ditangani secara serius." Pungkasnya.


(Niko)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tugu Pramuka Dipenuhi Anak Jalanan Akibat Kurangnya Koordinasi Antara Sat.Pol. PP Dan Dinas Sosial

Trending Now