INFO NEWS | GARUT – Insiden penghadangan mikrobus (elf) di Jalan Raya Cisompet–Pameungpeuk, Garut, yang viral dengan narasi premanisme bersenjata, mendapat kesaksian dengan sudut pandang berbeda.
Peristiwa pada Jumat, 25 September 2026 itu sebelumnya ramai disebut sebagai aksi intimidasi menggunakan senjata api. Informasi terbaru di lapangan menyebutkan dugaan tersebut masih perlu diluruskan.
Seorang warga berinisial GN mengklarifikasi jenis benda yang memicu kepanikan.
"Benda yang sempat terlihat dan memicu kepanikan itu diduga hanyalah airsoft gun, bukan senjata api mematikan," katanya. Minggu (4/10/2026).
Terkait identitas kelompok penghadang, muncul informasi lain yang masih dalam verifikasi petugas.
| Foto: Dok. (Net) Gambar di ambil dari screen shoot video viral yang beredar di sejumlah platform media sosial |
Dikutip dari Metro Nasional News Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, AKP Herman, menegaskan proses penyelidikan berjalan objektif untuk menguji seluruh versi keterangan.
Polres Garut memastikan identitas para pihak yang terlibat telah dikantongi. Kronologi lengkap, termasuk pemicu awal di jalan raya, masih didalami untuk menghindari kesimpulan sepihak.
Arkam

